Rabu, 31 Desember 2014

CARA MENDORONG AKUNTAN PUBLIK YANG BERKUALITAS DENGAN PRINSIP DAN KODE PROFESIONAL SERTA JASA AUDIT YANG DIBERIKAN KAP

KODE PERILAKU PROFESIONAL
Kode etik profesi di definisikan sebagai pegangan umum yang mengikat setiap anggota, serta sutu pola bertindak yang berlaku bagi setiap anggota profesinya. Alasan utama diperlukannya tingkat tindakan profesional yang tinggi oleh setiap profesi adalah kebutuhan akan keyakinan publik atas kualitas layanan yang diberikan oleh profesi, tanpa memandang masing – masing individu yang menyediakan layanan tersebut. Kode perilaku profesional terdiri dari : Prinsip – prinsip, peraturan etika, interpretasi atas peraturan etika dan kaidah etika.

PRINSIP – PRINSIP ETIKA IFAC, AICPA & IAI
Kode Etik Prinsip-prinsip Dasar Akuntan Profesional  IFAC sebagai berikut :
a)    Integritas
seorang akuntan professional harus tegas dan jujur dalam semua keterlibatannya dalam hubungan profesional dan bisnis
b)   Objektivitas
seorang akuntan professional seharusnya tidak membiarkan bias, konflik kepentingan, atau pengaruh yang berlebihan dari orang lain untuk mengesampingkan penilaian professional atau bisnis
c)    Kompetensi professional dan Kesungguhan
 seorang akuntan professional mempunyai tugas yang berkesinambungan untuk senantiasa menjaga penghetahuan dan skil professional pada tingkat yang diperlukan untuk memastikan bahwa klien  atau atasan menerima jasa professional yang kompeten berdasarkan perkembangan terkini dalam praktik, legislasi dan teknis. Seorang akuntan professional harus bertindak tekun dan sesuai dengan standar teknis dan professional yang berlaku dalam memberikan layanan professional
d)   Kerahasiaan
seorang akuntan professional harus menghormati kerahasian informasi yang diperoleh sebagai hasil dari hubungan bisnis professional dan bisnis tidak boleh mengungkapkan informasi tersebut kepada pihak ketiga, tanpa otoritas yang tepat dan spesifik kecuali ada hak hukum atau professional atau kewajiban untuk mengungkapkan. Informasi rahasi yang diperoleh sebagai hasil dari hubungan bisnis professional seharusnya tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi para akuntan professional atau pihak ketiga.
e)   Perilaku Profesional
seorang akuntan professional harus patuh pada hukum dan peraturan-peraturan terkait dan seharusnya menghindari tindakan yang bisa mendeskreditkan profesi.

Prinsip – prinsip etika menurut AICPA sebagai berikut :
a.    Tanggung Jawab
dalam melaksanakan tanggung jawab mereka sebagai professional, anggota harus menerapkan penilaian professional dan moral yang sensitive dalam segala kegiatannya.
b.     Kepentingan Umum
anggota harus menerima kewajiban mereka untuk bertindak dengan cara yang dapat melayani kepentingan publik, menghormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen terhadap profesionalisme.
c.    Integritas
untuk mempertahankan dan memperluas kepercayaan masyarakat, anggota harus melakukan semua tanggung jawab professional dengan integritas tertinggi
d.    Objectivitas dan Independensi
Seorang anggota harus mempertahankan  objectivitas dan bebas dari konflik kepentingan dalam melaksanakan tanggung jawab professional. Seorang anggota dalam praktik publik harus independen dalam penyajian fakta dan tampilan ketika memberikan layanan audit dan jasaatestasi lainnya.
e.    Due Care
seoarng anggota harus mematuhi standar teknis dan etis profesi, berusaha terus menerus untuk menigkatkan kompetensi dan layanan dalam melaksanakan tanggung jawab professional dengan kemampuan terbaik yang dimiliki anggota.
f.     Sifat dan Cakupan Layanan
seorang anggota dalam praktik publik harus memerhatikan Prinsip-prinsip dari Kode Etik Profesional dalam menentukan lingkup dan sifat jasa yang akan disediakan.

Berikut adalah 8 prinsip etika menurut IAI dalam kongres VIII tahun 1998 yang telah ditentukan ketetapannya :
1.      Tanggung Jawab Profesi
Dalam prinsip  tanggung jawabnya sebagai profesional, setiap anggota berkewajibanmenggunakan pertimbangan moral dan profesional setiap melakukan kegiatannya. Sebagai profesional, anggota mempunyai peran penting dalam masyarakat. Sejalan dengan peranan tersebut, anggota memiliki tanggung jawab kepada semua pemakai jasa profesional mereka.
2.      Kepentingan Publik
Setiap anggota berkewajiban untuk senantiasa bertindak dalam kerangka pelayanan kepada publik, mengormati kepercayaan publik, dan menunjukkan komitmen atas profesionalisme.
Kepentingan publik didefinisikan sebagai kepentingan masyarakat dan institusi yang dilayani anggota secara keseluruhan.
3.      Integritas
Integritas adalah suatu satu kesatuan yang mendasari munculnya pengakuan profesional. Integritas merupakan kualitas yang mendasari kepercayaan publik dan merupakan standar bagi anggota dalam menguji semua keputusan yang diambilnya.
Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan publik, setiap anggota harus menjaga tingkat integritasnya dengan terus memaksimalkan kinerjanya serta mematuhi apa yang telah menjadi tanggung jawabnya.
4.      Objektivitas
Objektivitas adalah suatu kualitas yang memberikan nilai atas jasa yang diberikan anggota berdasarkan apa yang telah pemberi nilai dapatkan. Prinsip objektivitas mengharuskan anggota bersikap adil, tidak memihak, jujur, secara intelektual, tidak berprasangka atau bias, serta bebas dari benturan kepentingan atau berada di bawah pengaruh pihak lain.
5.      Kompetensi dan Kehati- hatian Profesional
Kompetensi diperoleh melalui pendidikan dan pengalaman. Anggota tidak diperkenankan menggambarkan pengalaman kehandalan kompetensi atau pengalaman yang belum anggota kuasai atau belum anggota alami. Kompetensi profesional dapat dibagi menjadi 2 fase yang terpisah:
a)    Pencapaian Kompetensi Profesional.
Pencapaian ini pada awalnya memerlukan standar pendidikan umum yang tinggi, diikuti oleh pendidikan khusus, pelatihan dan ujian profesional dalam subjek- subjek yang relevan. Hal ini menjadi pola pengembangan yang normal untuk anggota.
b)   Pemeliharaan Kompetensi Profesional.
Kompetensi harus dipelihara dan dijaga melalui komitmen, pemeliharaan kompetensi profesional memerlukan kesadaran untuk terus mengikuti perkembangan profesi akuntansi, serta anggotanya harus menerapkan suatu program yang dirancang untuk memastikan terdapatnya kendali mutu atas pelaksanaan jasa profesional yang konsisten.
6.      Kerahasiaan
Dalam kegiatan umum auditor merupakan memeriksa beberapa yang seharusnya tidak boleh orang banyak tahu, namun demi keprofesionalitasannya, para auditor wajib menjaga kerahasiaan para klien yang diauditnya. Setiap anggota harus menghormati kerahasiaan informasi yang diperoleh selam melakukan jasa profesional dan tidak boleh memakai atau mengungkapkan informasi tersebut tanpa persetujuan. Anggota mempunyai kewajiban untuk memastikan bahwa staff di bawah pengawasannya dan orang- orang yang diminta nasihat dan bantuannya menghormati prinsip kerahasiaan.
7.      Perilaku Profesional
Kewajiban untuk menghindari perbuatan atau tingkah laku yang dapat mendiskreditkan atau mengurangi tingkat profesi harus dipenuhi oleh anggota sebgai perwujudan tanggung jawabnya kepada penerima jasa, pihak ketiga, anggota yang lain, staff, pemberi kerja dan masyarakat umum.
8.      Standar Teknis
Setiap anggota harus melaksanakan profesionalitasnya sesuai dengan standar teknis dan standar professional yang ditetapkan secara relevan. Standar teknis dan standar professional yang harus ditaati anggota adalah standar yang dikeluarkan oleh IAI, International Federation of Accountants, badan pengatur, dan peraturan perundang- undangan yang relevan.

Jasa Yang Diberikan Kantor Akuntan Publik
Sesuai dengan kompetensinya, jasa-jasa yang dapat diberikan Kantor Akuntan Publik (KAP) meliputi, tetapi tidak terbatas pada yang berikut ini:

1.     Jasa Audit Laporan Keuangan.
Dalam kapasitasnya sebagai auditor independen KAP melakukan audit umum atas laporan keuangan untuk memberikan pernyataan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan suatu entitas ekonomi dihubungkan dengan prinsip yang berlaku umum. Prinsip akuntansi yang berlaku umum meliputi pernyataan standar akuntansi keuangan  (PSAK) yang dikeluarkan Ikatan Akuntan Indonesia dan Standar atau Praktek Akuntansi lain yang berlaku umum ( sepanjang belum diatur oleh PSAK).
Pernyataan pendapat yang diberikan auditor mengenai kewajaran laporan keuangan, berdasarkan audit yang dilakukannya, dapat berupa:
a.    Pendapat wajar tanpa pengecualian.
Dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, auditor menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha, dan arus kas satuan usaha tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

b.    Pendapat wajar tanpa pengecualian dengan bahasa yang ditambahkan dalam laporan audit bentuk baku.
Keadaan tertentu mungkin mengharuskan auditor menambahkan suatu paragraf penjelasan (atau bahasa penjelasan yang lain) dalam laporan audit, meskipun tidak mempengaruhi pendapat wajar tanpa pengecualian atas laporan keuangan.

c.    Pendapat wajar dengan pengecualian.
Dengan pendapat wajar dengan pengecualian, auditor dapat menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan, hasil usaha dan arus kas satuan usaha tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, kecuali untuk dampak  hal-hal yang berhubungan dengan yang dikecualikan.

d.    Pendapat tidak wajar.
Dengan pendapat tidak wajar, auditor menyatakan bahwa laporan keuangan tidak menyajikan secara wajar posisi keuangan hasil usaha dan arus kas satuan usaha tertentu sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

e.    Tidak memberikan pendapat.
Dengan pernyataan tidak memberikan pendapat, auditor tidak menyatakan pendapat bahwa ia tidak menyatakan pendapat atas laporan keuangan.
Auditor hanya bertanggung jawab atas pernyataan pendapat atas laporan keuangan yang diauditnya. Tanggung jawab atas laporan keuangan tetap berada pada managemen entitas ekonomi yang bersangkutan.
Dalam melaksanakan auditnya, KAP harus mematuhi Kode Etik Akuntan Publik Indonesia dan Standar Auditing yang terdapat dalam Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). Dalam standar auditing yang berlaku, diatur mengenai umum yang harus dipenuhi auditor, termasuk persyaratan independensi, standar pekerjaan lapangan, dan standar pelaporan.

2.    Jasa Audit Khusus.
Disamping audit umum atas laporan keuangan, KAP juga memberikan jasa audit khusus, sesuai dengan kebutuhan. Audit khusus dapat memberikan audit atas akun atau pos laporan keuangan tertentu yang dilakukan dengan menggunakan prosedur yang disepakati bersama, audit laporan keuangan yang disusun berdasarkan suatu basis akuntansi komprehensif. Selain prinsip akuntansi yang berlaku umum, audit atas informasi keuangan untuk tujuan tertentu dan audit khusus lainnya. Dalam melaksanakan audit khusus ini auditor tetap berpedoman pada standar auditing yang dimuat dalam SPAP.

3.    Jasa Atestasi.
Jasa atestasi yang diberikan KAP berkaitan dengan penerbitan laporan yang memuat suatu kesimpulan tentang keandalan asersi (pernyataan) tertulis yang menjadi tanggung jawab pihak lain, dilaksanakan melalui pemeriksaan, review dan prosedur yang disepakati bersama. Asersi yang menjadi obyek dalam penegasan atestasi dapat berupa Proyeksi dan Perkiraan Keuangan (Laporan Keuangan Prospektif Keuangan, Perkiraan Keuangan dan Proyeksi Keuangan), Pelaporan Informasi Keuangan Proforma, Pelaporan tentang Struktur Pengendalian Intern atas Laporan Keuangan tersebut. Dalam melaksanakan program ini KAP tunduk pada Standar Atestasi dalam SPAP.

4.    Jasa Review Laporan Keuangan.
Review laporan keuangan merupakan salah satu jasa yang diberikan KAP untuk memberikan keyakinan terbatas bahwa tidak terdapat modifikasi material yang harus dilaksanakan agar laporan keuangan tersebut sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum atas basis akuntansi komprehensif lainnya. Review dilakukan melalui prosedur pengajuan pertanyaan dan analisis dengan berpedoman pada Standar Jasa Akuntansi dan Review yang terdapat dalam SPAP.

5.    Jasa Kompilasi Laporan Keuangan.
KAP dapat melakukan kompilasi laporan keuangan berdasarkan catatan data keuangan serta informasi lainnya yang diberikan managemen suatu entitas ekonomi. Dengan kompilasi ini, KAP tidak memberikan pernyataan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan atas suatu keyakinan apapun terhadap laporan tersebut. Tanggung jawab laporan keuangan sepenuhnya tetap berada pada managemen entitas ekonomi yang bersangkutan. Pelaksanaan kompilasi laporan keuangan oleh KAP dilakukan berpedoman pada Standar Jasa Akuntansi dan Review yang terdapat dalam SPAP.

6.    Jasa Konsultasi.
Jasa konsultasi yang diberikan KAP meliputi berbagai bentuk dan bidang sesuai dengan kompetensi akuntan publik. Jasa yang diberikan KAP bervariasi mulai dari jasa konsultasi umum kepada managemen, perancangan sistem dan implementasi sistem akuntansi, penyusunan proposal keuangan, dan studi kelayakan proyek, penyelenggaran pendidikan dan pelatiha, pelaksanaan seleksi dan rekrutmen pegawai, sampai pemberian jasa konsultasi lainnya, termasuk konsultasi dalam pelaksanaan merger dan akuisisi. Dalam pemberian jasa konsultasi ini KAP berpegang pada standar jasa konsultasi dalam SPAP.


7.    Jasa Perpajakan.
KAP juga memberikan jasa profesional dalam bidang perpajakan. Jasa yang diberikan meliputi, tetapi tidak terbatas pada konsultasi umum perpajakan, perencanaan pajak, review kewajiban pajak, pengisian SPT dan penyelesaian masalah perpajakan.

Sumber: Directory 2009 (Kantor Akuntan Publik dan Akuntan Publik).



Minggu, 09 November 2014

bad story of enron company

 Enron Corporation.

a. Latar Belakang.
Enron Corporation didirikan pada tahun 1985 merupakan merjer antara Houston TX dan Inter North (Omaha, NE) yaitu suatu perusahaan yang bergerak dibidang distribusi gas alam (natural gas pipe line system). Jaringan pipa yang dikuasainya sepanjang lk 34.000 miles. Hasil penjualannya setiap tahun rata-rata lebih dari USD 25,000,000,000 dan pada tahun 2000 mencapai sebesar USD 100,000,000,000. Total karyawan-nya 20,000 orang. Sejak tahun 1998 Enron memiliki 8 anak perusahaan antara lain Enron Gas Services (EGS) dan Enron Capital & Trade (ECT).
Pada akhir tahun 2000 Enron Corporation tercatat sebagai perusahaan terbesar ke-7 di Amerika Serikat. Oleh karena itu keruntuhannya pada tahun 2001 dipandang sebagai puncak musibah di kalangan dunia usaha di Amerika Serikat.

b. Kinerja.
Kinerja Enron Corporation antara lain dapat dilihat dari kinerja keuangannya pada periode tahun            1998 – 2000 sebagaimana digambarkan oleh Stuart L.Gillan dan John D. Martin (University of Delaware, USA) sebagai berikut :
  • Penjualan pada tahun 1998, 1999 dan 2000 berturut-turut sebesar USD 31,260 juta ;                USD 40,112 juta ; dan USD 100,789 juta..
  • Laba bersih pada tahun 1998, 1999 dan 2000 berturut-turut sebesar  USD 703 juta ; USD 1,024 juta ; dan USD 979 juta.
  • Laba bersih pada tahun 1998, 1999 dan 2000 berturut-turut sebesar 2.2 persen , 2.6 persen ; dan   1.0 persen
  • Long term debt to assets pada tahun 1998, 1999 dan 2000 berturut-turut sebesar 63.3 persen ;     60.5 persen ; dan 56.6 persen
Selain kinerja keuangan tersebut dapat pula dikemukakan ;
  • Enron juga memperdagangkan energi ( natural gas, minyak bumi dan listrik) melalui internet, serta memperdagangkan kontrak jual beli enerji berjangka seperti dalam bentuk surat-surat berharga atau derivatives.
  • Untuk mendanai perkembangan usahanya, manajemen Enron membentuk unit-unit usaha baru yang disebut Special Purpose Entities (SPEs). Dalam operasi-nya SPEs juga menggunakan dana-dana pinjaman, yang kemudian ternyata menjadi beban perusahaan.
c. Keruntuhan & sebab-sebab keruntuhannya.
Pada awal tahun 2001 Enron Corporation tampak mulai runtuh, hal itu terlihat jelas dari tanda-tanda sebagai berikut :
  • Usaha perdagangan derivatives energi yang dilakukannya pada tahun 2001 rugi USD 1.2 miliar. Hal itu mengakibatkan masalah keuangan yang berat, sementara itu kerugian tersebut tidak segera dilaporkan secara transparan.
  • Laporan keuangan Enron Corporation lambat dan tidak transparan, sehingga adanya kerugian dalam jumlah yang besar terlambat diketahui pemegang saham
  • Pada saat yang hampir bersamaan obligasi Enron Corporation diberi nilai rendah oleh perusahaan pemeringkat internasional (credit rating agency) Moody’s. Pemberian nilai rendah tersebut kemudian diikuti oleh perusahaan pemeringkat lain Standart & Poor. Kemungkinan besar Moody’s maupun Standart & Poor telah mendapat informasi tentang adanya masalah-masalah keuangan yang dhadapi Enron Corporation dari sumber-sumbernya.
  • Pada bulan November 2001 telah terjadi lebih dari 20 gugatan yang disampaikan kepada yang berwajib akibat keterlambatan, ketidak akuratan, dan kebohongan laporan keuangan yang dilakukan oleh Enron Corporation.
  • Terdapat bukti-bukti telah terjadi insider trading dalam perdagangan saham-saham Enron Corporation.
Pada 2 Desember 2001 Enron Corporation menyatakan dirinya pailit (bankrupt) karena masalah keuangan yang dihadapinya tidak dapat diatasi. Akibat runtuh-nya perusahaan raksasa ini para pemegang saham; perorangan maupun sejumlah institusi menjadi korban.
Committee on Govermental Affairs, Senat Amerika Serikat, pada tahun 2002 membentuk Subcommittee yang bertugas meneliti sebab-sebab keruntuhan Enron Corporation tersebut. Penelitian dilakukan terhadap Board of Directors, dokumen-dokumen transaksi Enron Corporation dan sejumlah fihak yang terkait hasilnya menunjukan adanya tindakan-tindakan Board of Directors yang tidak benar sbb:
  • Membiarkan terjadinya transaksi-transaksi bisnis tanpa dibukukan secara resmi dalam pembukuan perusahaan, serta membiarkan praktek pembukuan yang tidak sesuai prosedure yang berlaku di Amerika Serikat (Generally Accepted Accounting Procedures/GAAP). Hal ini berarti membiarkan kegiatan-kegiatan off-balance sheet, sedangkan nilai kegiatan itu sampai milyar-an dollar Amerika Serikat.
  • Membiarkan beroperasinya SPEs yang bertentangan dengan kepentingan Enron Corporation, sedangkan banyak dari kegiatan SPEs yang merugikan perusahaan.
  • Membiarkan dan menyetujui terjadinya pemberian balas jasa kepada para eksekutip perusahaan yang berlebihan, pada saat likuiditas perusahaan sedang kurang sehat.
  • Membiarkan CEO menjalankan tugasnya tanpa pengawasan (control) yang memadai.
  • Penunjukan Arthur Andersen sebagai komite audit sekaligus menjadi konsultan manajemen adalah  bertentangan dengan prinsip-prinsip independency dalam pengawasan. Hal ini menunjukkan bahwa Board of Directors tidak independen.
Penelitian tersebut menunjukkan bahwa good corporate governance pada Enron Corporation tidak berjalan sebagaimana mestinya seperti :
  • Board of Directors tidak berfungsi sebagaimana mestinya, selaku pengendali (pengarah & pengawas) perusahaan tidak berfungsi dengan baik.
  • CEO dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan tanggung jawab-nya tidak transparan, tidak sesuai dengan prinsip “disclosure and transparency”,
  • CEO dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dibantu oleh konsultan manajemen Arthur Andersen yang sekaligus juga menjadi anggota komite audit, sehingga terjadi campur-aduk antara pelaksanaan dan pengawasan.
Hal-hal tersebut diatas jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip “good corporate governance”, dan menjadi sebab utama Enron Corporation runtuh (pailit). Pemegang saham, kreditur dan karyawan Enron Corporation menjadi korban akibat malapetaka itu.

Dr. Dedi Kusmayadi, SE., M.Si., Ak di 04:47 yang berisi sebagai berikut :
KAP Andersen sebagai pihak yang seharusnya menjungjung tinggi independensi, dan profesionalisme telah melakukan pelanggaran kode etik profesi dan ingkar dari tanggungjawab terhadap profesi maupun masyarakat diantaranya melalui Deception, discrimination of information, coercion, bribery. Akhirnya KAP Andersen di tutup disamping harus mempertanggungjawabkan tindakannya secara hukum.

menurut saya

·         Independensi mental seharusnya wajib dimiliki oleh seorang audit, KAP arthur andersen tidak memiliki  independensi mental yang seharusnya dimiliki oleh bagian audit. hal itu terlihat dari manipulasi laporan keuangan yang aslinya buruk dapat di rubah menjadi sangat sehat dan menarik untuk para  investor. jika independensi tidak ditegakkan maka hal yang terjadi pada perusahaan enron dapat terjadi di perusahaan manapun. karena independentsi bagi para auditor hal terpenting,karna hasil audit dapat menjadi acuan pihak eksternal (masyarakat,investor dll) dalam melihat kondisi suatu perusahaan.

Senin, 30 Juni 2014

pendapat tentang pemilu 2014

My own confused will choose capres which. How about you? If you've set your preferred capres later? I had previously spawned Pak Prabowo. I rate this the father already had a clear vision and mission, already knowing what steps when he grows up so the President of RI. You can see on the @Gerindra twitter account, usually will be tweeting real programs when the former President so. And in my opinion its programs is quite good. So minus from Pak Prabowo is ' old ' sins. One day I was blatantly in front of my father supports Pak Prabowo, but my father nyeletuk ' that guy's had problems in the past, so there are still plenty of people who dont like it '. You can own the problem searching, I dont want to write here.
What about Jokowi? I have yet to know his vision and mission, anyway still lukewarm kan he carried into capres PDI-P. Mr. Jokowi is the excess directly descended see problems down the road. Miss Indonesia Society envisioned a vast figure of a leader like this. Because of this they are hard for ya to see their leader. It could be said this Jokowi Leader who cares about the people is good, remember the good folk at loh ya. I would consider it more when ahead of presidential elections. There is also a debate later anyway capres, casually aja dulu. Now the bottom line choose parliamentary candidates who go wrong, if dont know where that is right coblos aja udah ya party vision and mission are great for people that are good ... good people. remember.


COMMANDS AND NEGATIVE COMMANDS

COMMANDS AND NEGATIVE COMMANDS
Commands
Berisikan perintah kepada seseorang untuk mengerjakan suatu hal tertentu. Ciri kalimat ini adalah dipergunaknnya kata kerja bentuk pertama pada awal kalimat jika perintah tersebut berupa kata kerja. Sedangkan jika perintah berupa kata sifat, maka kita pergunakan be pada awal kalimat yang kemudian diikuti oleh kata sifat (adjective), dan juga diikuti oleh kata keterangan (adverb), atau kata benda (noun). Perhatikan contoh berikut:
a.      Perintah berupa kata kerja (verb)
·         Go home and take a rest. You’ll fine.!
·         Take some pain pills, please!
·         See the doctor and get some medicines from the drugstore!
·         Eat breakfast in the morning. It’s very good for you!
b.      Perintah berupa kata sifat (adjective), kata keterangan (adverb), atau kata benda (noun)
·         Be careful and be sure! (adjective)
·         Be ready to go now! (adjective)
·         Be here as soon as possible! (adverb)
·         Be a good man! (noun)
Negative Commands
Berisikan larangan yang ditujukan kepada seseorang agar tidak melakukan suatu hal tertentu. Ciri kalimat itu adalah dipergunakannya don’t pada awal kalimat yang kemudian diikuti oelh kata kerja I ataau kita menambahkan be terlebih dahulu untuk kemudian diikuti oleh kata sifat, kata keterangan, ataupun kata benda.
a)      Larangan berupa kata kerja
·         Don’t go home!
·         Don’t take any pain pills!
·         Don’t see the doctor!
·         Don’t eat breakfast too much!
b)     Larangan berupa kata sifat, kata keterangan, kata benda.
·         Don’t be careless and be doubtful!
·         Don’t be lazy to go now!
·         Don’t be here so soon!

·         Don’t be bad boy. Everyone will hate you

Negative – Either Neither, rarely, hardly, barely

Negative – Either Neither, rarely, hardly, barely

Pengertian Negation
Negation adalah bentuk pernyataan negatif. Kita tahu betul bahwa untuk membentuk kalimat negatif ada beberapa cara, namun begitu di bawah ini akan kami jelaskan bentuk-bentuk negation, atau bentuk-bentuk bagaimana membentuk suatu pernyataan negatif.
1.      Dengan Auxiliary Verbs
Ingat bahwa apabila kita sudah menggunakan Auxiliary verbs dalam kalimat negative, maka Kata kerja harus kembali ke bentuk semula.
Contoh:
·         I didn’t understand what you mean. (BUKAN I din’t understood…)
·         She can’t swim well.
·         She doesn’t come today.
2.      Dengan Menggunakan “No”
Kita bisa juga membentuk kalimat negatif dengan menggunakan “No“.
Contoh:
·         I have no money. (ATAU I don’t have money)
·         She has no any sugar. (ATAU she does not have any sugar)
Negative – Either Neither
Either or neither di gunakan untuk menggabungkan kalimat negative.
[S1 + auxiliary not + V + O dan S2 + auxiliary not + either / neither
+ auxiliary + S2]
Neither = not either, oleh karenanya setelah auxiliary tidak, tidak disertai „not lagi.
Example:
·         They do not come late
·         Brian does not come late
They do not come late and Brian does not either / neither does Brian

Kalimat pertanyaan pertama yang mengandung kata: never, seldom, rarely, hardly, few and little dianggap memiliki pengertian negative.
Example:
·         I seldom visit my uncle, and neither does my sister
·         I rarely visit my uncle, but my sister does.
Gabungan Setara
Bilamana kata „either dan „neither di ikuti oleh „or dan „norkata kerja/ auxiliarynya mungkin singular atau pun plural (jamak) bergantung pada kata setelah „or atau „nor apakah singular atau plural.
Kalaupun kata „or atau „nor berdiri sendiri, verb tetap di temukan oleh kata setelah „or atau „nor.
Neither/
Either
….
Nor
or
Singular noun + singular verb/ auxiliary
Neither/
Either
+ Noun +
Nor
Or
Singular noun + singular verb/ auxiliary
Noun +
Nor
Or
+ Singular noun + singular verb/ auxiliary
Noun +
Nor
Or
+ Plural noun + Plural verb/ Auxiliary
Neither John nor Bill is going to class today
Either John or Bill is going to the beach today.
Neither John nor his friends are going to class today
rarely, hardly, barely
Rarely adalah adverb of frequency yang menunjukkan intensitas waktu (how often) sedangkan hardly dan barely adalah adverb of measurement yang menujukkan ke tidakmampuan / kesulitan seseorang untukmelakukan sesuatu ketiganya mempunyai arti yang sama
Contoh
·         Marti rarely drinks coffee (marti hampir tidak pernah minum kopi)
·         Do yo hardly ever get sick (apakah kamu hampir tidak pernah jatuh sakit?)

·         She barely knows how to read compass and map (dia tidak tau bagaimana membaca kompas dan peta)

Jumat, 27 Juni 2014

Bahasa Inggris Bisnis 2



ADJECTIVES
PENGERTIAN ADJECTIVES (KATA SIFAT)
Adjectives atau kata sifat adalah kata yang diggunakan untuk menerangkan kata benda (nouns).
Contoh :
active = aktif, bad = jelek, beautiful = cantik, busy = sibuk, clever = pintar, diligent = rajin
Sesuai dengan fungsinya, adjectives biasanya ditempatkan di depan kata benda.
Contoh :
- They are clever students
   (Mereka adalah murid yang pintar.)
- He is a busy worker.
  (Dia adalah pekerja yang sibuk.)
PENGGUNAAN KATA SIFAT (ADJECTIVES)
Semua kata sifat atau adjectives dalam contoh-contoh kalimat di atas menerangkan kata benda yang ada di depannya. Adjectives dapat digunakan pada kata benda dalam bentuk singular (tunggal) maupun plural (jamak). Adjectives dalam bentuk tunggal dan jamak tidak mengalami perubahan. Bagian yang berubah hanyalah to be dan kata bendanya, yaitu disesuaikan dengan bentuk tunggal atau jamak.
Contoh :
- She is a clever student. ------------------> singular / tunggal
  (Dia adalah murid yang pintar.)
- Diana and Ferdy are clever students.-----> plural / jamak
  (Diana dan Ferdy adalah murid yang pintar.)
- I am busy. -------------------------------> singular / tunggal
  (Saya sibuk.)
- We are busy. ----------------------------> plural / jamak
  (Kami sibuk.)
Apabila terdapat dua adjective atau lebih sebelum kata benda, kedua adjectives tersebut diletakan langsung secara berurutan.
Contoh :
- A funny short story.
  (Sebuah cerita pendek yang lucu.)
- A pretty blonde girl.
  (Seorang gadis cantik yang pirang.)
Namun, apabila terdapat dua buah atau lebih adjective yang menunjukan warna, keduanya harus dipisahkan dengan kata "and" diantara adjective tersebut.
Contoh :
- A blue, red and yellow jacket.
  (sebuah jaket berwarna biru, merah dan kuning.)
- My black and white photo.
  (Photo hitam dan putih saya.)
Selain ketentuan-ketentuan tersebut di atas, adjective juga pada umumnya ditempatkan setelah to be.
Contoh :
- You are lazy student.
  (Kamu adalah murid yang malas.)
- She is a beautiful girl.
  (Dia adalah anak perempuan yang cantik.)

MACAM-MACAM KATA SIFAT (ADJECTIVES)
Adjective dalam bahasa inggris dapat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu :
1. Descriptive Adjectives
Yaitu adjective yang menerangkan keadaan atau bentuk suatu benda. kata-kata yang termasuk dalam kelompok ini adalah : beautiful (cantik), big (besar), clever (pintar), high (tinggi), low (rendah), dll.
Contoh :
- Amira is a beautiful girl.
  (Amira adalah anak perempuan yang cantik.)
- She has a big body.
  (Dia memiliki badan yang besar.)
2.  Distributive Adjectives
Yaitu adjective yang bersifat distributif (terbagi-bagi). Beberapa contoh katanya adalah : each (masing-masing), every (tiap-tiap), either (salah satu dari), neither (tidak satu pun), dll.
Contoh :
- They study English every day.
  (Mereka belajar bahasa inggris setiap hari.)
3. Possessive Adjectives
Yaitu adjective yang menyatakan atau menunjukan kepunyaan (kepemilikan).
Contoh :
- my (kepunyaan saya
- your (kepunyaan kamu)
- her (kepunyaan dia - perempuan)
- his (kepunyaan dia - laki-laki)
- their (kepunyaan mereka)
- our (kepunyaan kami)
- its (kepunyaan : benda dan binatang)
4. Demonstrative Adjectives
Yaitu adjective yang digunakan untuk menunjukan suatu benda.
Contoh :
- this (ini - tunggal)
- that (itu - tunggal)
- these (ini - jamak)
- those (itu - jamak)
5. Interrogative Adjectives
Yaitu adjective yang digunakan untuk menanyakan suatu benda.
Contoh:
- What (apakah)
- Which (yang manakah)
- whose (kepunyaan siapakah)
- what colour (apa warnanya)
6. Quantitative Adjectives
Yaitu adjective yang digunakan untuk menerangkan jumlah benda.
Contoh :
- many (banyak - untuk benda yang dapat dihitung)
- much (untuk benda yang tidak dapat dihitung)
- a little (sedikit - untuk benda yang tidak dapat dihitung)
- a few (sedikit - untuk benda yang dapat dihitung)

Bahasa Inggris Bisnis 2


Adverb
Pengertian Adverb
Adverb adalah kata yang berfungsi untuk mendeskripsikan verb (kata kerja),adjective (kata sifat), maupun adverb lain. Kata keterangan bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech yang mungkin berbentuk sederhana (fast, there, usually), atau berbentuk frasa. Frasa adverb, disebutadverb phrase, dapat berupa kata keterangan dengan qualifier atau kelompok kata seperti: prepositional phrase atau infinitive phrase (very fast, at the office, to be better).
Macam, Fungsi, dan Contoh Adverb
Berikut macam, fungsi, dan contoh adverb.
  • Time (waktu): menyatakan waktu terjadinya suatu kegiatan/peristiwa (now, today, yesterday).
  • Manner (cara): menyatakan cara suatu kegiatan dilakukan atau peristiwa terjadi (automatically, beautifully, fast).
  • Degree (derajat): menyatakan sampai seberapa jauh (tingkatan atau derajat) suatu kegiatan/peristiwa (absolutely, barely, really).
  • Modality (harapan): menyatakan tingkat keyakinan/harapan (likely, maybe, probably).
  • Frequency (frekuensi): menyatakan seberapa sering suatu kegiatan atau peristiwa dilakukan atau terjadi (always, often, rarely).
  • Place & Direction (tempat & arah): menyatakan tempat dan arah terjadinya suatu kegiatan/peristiwa (here, in, somewhere).
  • Purpose: menjawab pertanyaan “why” (for a reason, to buy some clothes).
  • Focus: menunjukkan bahwa apa yang dibicarakan terbatas pada bagian yang difokuskan (also, just, only).
Contoh Kalimat Adverb:
  • Please call me later, I’m studying now. (Tolong hubungi saya nanti, saya sedang belajar sekarang.)
  • He is watching the football match there. (Dia sedang menonton pertandingan sepakbola disana.)
http://www.wordsmile.com/pengertian-macam-dan-contoh-kalimat-adverb-kata-keterangan-dalam-bahasa-inggris

Jumat, 30 Mei 2014

CERITA LUCU BAHASA INGGRIS LAINNYA


A curious child asked his mother: “Mommy, why are some of your hairs turning grey?”
The mother tried to use this occasion to teach her child: “It is because of you, dear. Every bad action of yours will turn one of my hairs grey!”
The child replied innocently: “Now I know why grandmother has only grey hairs on her head.”

Seorang anak kecil yang penasaran bertanya pada ibunya: “Mah, mengapa rambut mamah ada yang warna abu-abu (uban, red)?”
Ibunya mencoba memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajari anaknya: “Ini karena kamu, sayang. Setiap tingkah nakal yang kamu lakukan akan membuat rambut mamah jadi abu-abu!”
Dengan polos si anak menjawab: “Sekarang saya tahu mengapa nenek rambutnya abu-abu semua.”

lirik lagu

Titanium Feat Siaoleh : David Guetta[Sia:]You shout it outBut I can't hear a word you sayI'm talking loud not saying muchI'm criticized but all your bullets ricochetYou shoot me down, but I get up
[Chorus:]I'm bulletproof, nothing to loseFire away, fire awayRicochet, you take your aimFire away, fire awayYou shoot me down but I won't fallI am titaniumYou shoot me down but I won't fallI am titanium
[Sia:]Cut me downBut it's you who have further to fallGhost town, haunted loveRaise your voice, sticks and stones may break my bonesI'm talking loud not saying much
[Chorus:]I'm bulletproof, nothing to loseFire away, fire awayRicochet, you take your aimFire away, fire awayYou shoot me down but I won't fallI am titaniumYou shoot me down but I won't fallI am titaniumI am titaniumI am titanium
[Sia:]Stone-hard, machine gunFiring at the ones who runStone-hard, those bulletproof glass
[Chorus:]You shoot me down but I won't fallI am titaniumYou shoot me down but I won't fallI am titaniumYou shoot me down but I won't fallI am titaniumYou shoot me down but I won't fallI am titanium